You need to enable javaScript to run this app.

MTs Negeri Samarinda Melaksanakan Ujian Madrasah 2022

Samarinda (Madrasah) –Rabu (23/3) MTs Negeri Samarinda memulai pelaksanaan Ujian Madrasah 2022 pada Senin (21/3) hingga seminggu ke depan. Berdasasrkan keterangan ketua panitia Ujian Madrasah bapak Akhmad Japar, M.Pd., ujian kali menggunakan sistim ujian berbasis daring dan luring. Mata pelajaran yang diselenggarakan secara luring yaitu mata pelajaran berbasis praktik, seperti prakarya, PJOK, seni budaya, dan tahfidz. Sementara mata pelajarang lainnya diujikan secara teori dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi E-learning Madrasah.

Selama Ujian Madrasah, peserta didik kelas VII dan VIII melaksanakan belajar mandiri di rumah sehingga peserta didik kelas IX dapat hadir keseluruhan ke madrasah tanpa melanggar aturan pembatasan Covid-19. Setiap ruang ujian terdiri dari 20 peserta ujian, dimana mentaati protokol kesehatan menjadi salah satu peraturan utama yang wajib untuk ditaati.

Pada hari pertama suasana Ujian Madrasah di MTs Negeri Samarinda berjalan dengan lancar sesuai dengan teknis perencanaan panitia ujian. Para peserta ujian hadir 15 menit lebih awal sebelum pelaksanaan ujian dimulai. Doa bersama di kelas sebelum memulai ujian menambah khidmat dan keyakinan peserta ujian dalam berusaha memperoleh hasil yang maksimal.

Tidak lupa pengawas ujian yang bertugas menyampaikan aturan dan tata tertib ujian agar peserta ujian mengetahui batasan-batasan yang diperkenankan selama ujian berlangsung. Hal itu dilakukan salah satunya bertujuan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan peserta ujian serta menanamkan rasa percaya diri agar tidak saling bergantung dengan peserta ujian lainnya. Mengingat ujian madrasah ini merupakan tahap ujian terakhir yang harus ditempuh para peserta didik kelas IX MTs Negeri Samarinda menjelang kelulusan sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

Di sisi lainnya, para operator dan panitia ujian sangat sigap dalam menjalankan tugasnya. Mulai memastikan server E-learning Madrasah yang digunakan dalam keadaan aman dengan melakukan simulasi tiga hari sebelum ujian, croscek soal yang memiliki tampilan gambar peraga, serta pembuatan kartu ujian sebagai penanda peserta ujian dalam setiap ruangannya. Selain itu, peran aktif para wali kelas dalam membantu berkoordinasi dengan wali murid terkait persoalan ujian madrasah menjadi poin penting guna meningkatkan komunikasi.

Semua yang dilakukan ini tentunya dengan harapan Ujian Madrasah tahun 2022 dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala suatu apapun dengan hasil indeks nilai rata-rata peserta ujian meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Mengingat tahun ini merupakan tahun pertama ujian madrasah dengan pertemuan tatap muka terbatas (PTM), setelah kondisi pandemi 2 tahun lalu. Tentunya kondisi pelaksanaan ujian pada kali ini akan menjadi acuan ujian pada tahun yang akan datang. (WS/ZUB)

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Sapini, S.Pd M.Pd

- Kepala Sekolah -

 .

Berlangganan
Banner